Selasa, 13 April 2010
tugas penulisan berita
Ada Eksploitasi Terhadap Ponotari
1. Hard News
Ada indikasi eksploitasi terhadap ponari, karena ortu sempat dipukuli tetangga karena perputaran uang disana mencapai Rp 1 miliar, Memang secara kasat mata akan kelihatan hal ini. Sebaiknya eksploitasi ini harus dihentikan dulu. apa pun yang dilakukan bukan untuk kepentingan tetangga atau orang tua, tetapi untuk kepentingan sang anak. Ponarai terlalu leleh atau terlalu banyak ( pasien ). Mungkin masyarakat sendiri yang mengeksploitsai ponari. Ketika ponari sakit, masyarakat mengatakan ‘memang ponari bisa sakit?’. Ini kan pandangan yang keliru, mohon juga agar ada penyadaran masyarakat.
“saya minta bupati jombang Suyanto untuk merapikan massa dulu yang memenuhi tempat praktek. Massa ditahan supaya tidak masuk dulu. Setelah massa sudah rapi, baru Ponari bisa berpratek kalau kondisinya memungkinkan. Setelah itu dibangun semacam tandon, atau tabung yang cukup besar dan panjang dengan keran cukup banyak. Sehinmggga batunya cukup bisa dicelupkan saja di tabung dan masyarakat bisa mengambil air yang mengalir” Kak Sento tawarkan………
Ponari Membawa Berkah Bagi Pedagang
2. Soft News
di desa yang sunyi, sepi, dan yang tidak terkenal ini. Akhirnya banyak di soroti oleh media nasional dan terutama media lokol karena ada dukun cilik yang bisa mengobati segala jenis penyakit, dan di desa inilah banyak orang berbondong-bondong datang dari berbagai daerah untuk mendapatkan pengobatan yang sangat murah.
Dalam praktek ponari ini banyak terdapat aneka warung tenda dadakan yang menyediakan menu sederhana, seperti the, kopi, dan mi instan. Dan juga banyak dari para pedagang keliling untuk berjualan nasi, minuman, air mineral, hingga buku yang berisi profil ponari.
Indah, 12, warga setempat. Boca kelas VI SD, jualan air mineral. Kaki belepotan lumpur, berteriak-teriak menjajakan dagangannya kepada para pengantri. Di suruh orang tuanya untuk ikut berjualan. Hari biasa, berjualan pada sore hari. Minggu berjualan mulai pagi hingga sore hari. Tidak peduli hujan. “ saya senang berjualan seperti ini, karena dapat tambahan uang saku untuk jajan,” tutur indah.
( Musfiko R. )
SETELAH UAN SELESAI UAS DIMULAI

Oleh satya ari prabowo 153080308
Senin 12 april 2010 siswa siswi SMA,SMK se indonesia menghadapi ujian akhir sekolah di sekolah masing-masing yang di ikuti ratusan ribu siswa siswi seindonesia
Setelah ujian akhir nasional dilaksanakan serempak se indonesia hari senin kemarin ujian akhir sekolah di laksanakan di indonesia memang ujian akhir sekolah tidak begitu susah di bandingkan ujian akhir nasional karena itu siswa siswi sma smk tidak memusingkan UAS
Bapak tardasiregar guru di SMA PIRI 1 bahwa siswa siswinya yang berjumlah 129 telah mengikuti ujian akhir sekolah dengan tertip dan tidak ada kecuranga yang ada ujian ini akan selesai besok kamis 15 april 2010
Di temui saat selesai UAS siswa yang bernama Deni wicaksono menyatakan bahwa ujian UAS sangat gampan dan tidak begitu menghawatirkan karena tidak berpengaruh dengan hasil kelulusan yang di takutkan adalah UAN yang 2 minggu lalu dilaksanakan serempak seindonesia takut dan sangat mempenaruhi kelulusan
RELOKASI PASAR BURUNG NGASEM

Oleh : Nugroho Hadi S/153080306
Hard News
Jogja, Pasar Burung Ngasem akan direlokasi ke tempat yang baru pada tanggal 22 April 2010, yaitu bertempat di kawasan Dongkelan bekas area perkebunan.
“Ide relokasi tersebut berasal dari Dinas Pariwisata Provinsi sehingga seluruh biaya ditanggung oleh Dinas Pariwisata Prov. DIY sedangkan Pemkot Kota Jogja hanya mencari lahan untuk pengganti pasar ngasem”, ungkap Lurah Pasar Ngasem, Pak Didik Agus Mursihanta.
Pasar Burung Ngasem di pindah karena untuk pemugaran serta untuk menjaga kebersihan dan keindahan Tamansari. Jadi, pedagang yang direlokasi hanya pedagang satwa dan makanan satwa. Pasar Ngasem merupakan pasar sekaligus tempat wisata yang terkenal dengan aneka satwa yang dijual terutama burung.
Menurut Lurah Pasar Ngasem, Pak Didik Agus Mursihanta,”semua pedagang satwa dan makanan satwa sudah siap untuk di relokasi ke tempat yang baru”. Beliau juga menambahkan bahwa ada sekitar 219 pedagang yang sudah terbagi losnya berdasar hasil lotere atau undian.
Relokasi sendiri rencananya akan di laksanakan secara serentak pada tanggal 22 April 2010 mulai pukul 09.00 WIB dan akan di buka ole Gubernur DIY yaitu Sri Sultan HB X dengan iring-iringan becak atau andong. Tetapi sebagian pedagang sudah membongkar lapaknya terlebih dahulu.
Namun di satu sisi, pedagang sebenarnya tidak ingin direlokasi ke tempat yang baru, karena pasar tersebut sudah berpuluh-puluh tahun didirikan.
Sebenarnya pasar ngasem tidak usah dipindah, karena sebenarnya keberadaan pasar satwa/burung di Ngasem memiliki daya tarik bagi wisatan domestic maupun asing”,ungkap Pak Junaedi yang sering disapa “Jun Kenari” yang merupakan pedagang burung kenari di Pasar Ngasem.
Junaedi menambahkan bahwa,” lokasi yang baru terlalu luar atau jauh dari kota sehingga kurang strategis dan ragu terhadap keamanannya”. Namun sebenarnya para pedagang juga tidak menolak untuk direlokasi karena sudah ketentuan dari pemerintah. (red/nug)
Pro Kontra relokasi pasar Ngasem
Oleh : Ikhwan Hadi / 153080149
Hard News
Yogyakarta, Pasar ngasem yang berada di kawasan Taman Sari jogja itu rencana akan direlokasi ke daerah Dongkelan guna pemugaran Taman sari. Rencana relokasi ini menuai protes sebagian pedagang.
Rencana peminidahan ini menuai berbagai pro kontra di kalangan para pedagang di ngasem. Sebagian pedagang menilai pemindahan lokasi pasar ngasem ke daerah Dongkelan itu kurang efektif dan justru malah merugikan para pedagang. Mereka yang sebagian kurang setuju juga beranggapan jika lokasi di dongkelan tersebut kurang strategis untuk menarik perhatian para wisatawan, baik domestik maupun wisatawan mancanegara. Tidak sedikit yang beranggapan lokasi pasar ngasem sekarang ini sudah sangat strategis.
Junaidi, salah seorang pedagang burung di pasar ngasem mengatakan,”saya sangat menyayangkan rencana pemerintah kota yang akan merelokasi pasar ngasem. Menurut saya dengan rencana pemindahan ini justru akan mengurangi para pengunjung serta wisatawan yang ingin sekedar membeli oleh-oleh hewan peliharaan.” Dia juga menambahkan “lokasi baru itu juga kurang strategis. Tempatnya juga terlalu jauh dari komplek wisata di jogja”.
Meski demikian pemkot jogja sendiri akan tetap berencana merelokasi para pedagang di pasar ngasem itu guna pemugaran Tamansari meskipun masih ada sedikit pro kontra di kalangan para pedagang sendiri.
Ditemui di kantornya, ketua pengelola pasar ngasem Didik Agus Mursihanto mengatakan,”para pedagang tidak mempermasalahkan pemindahan itu,ya meski masih ada sebagian yang kurang setuju tapi sudah kita tangani dan selebihnya tidak ada masalah lagi.”
Pasar ngasem sendiri rencananya akan pindah ke Dongkelan pada tanggal 22 April mendatang. Proses arak-arakan dilakukan secara serentak dan rencananya akan dipimpin langsung oleh Gubernur Jigja Sri Sultan Hamengkubuwono X.
Kamis, 08 April 2010
Wisata Tugu Jogjakarta

Keindahan Tugu jogja telah menyedot perhatian para pengunjung, baik wisatawan lokal, mancanegara hingga penduduk asli jogja sendiri. Banyak wisatawan yang ingin sekedar mengabadikan momen berlibur ke kota Gudeg dengan berfoto di Tugu jogja ini untuk dokumentasi semata. Tidak sedikit pula para fotografer yang ingin membingkai keindahan ikon jogja itu di malam hari.
Ayu, salah satu pengunjung asli jogja ini mengatakan,”saya sering lewat jalan ini,tapi saya baru pertama kalinya dapat berfoto di tengah tugu ini,itupun karna ada yang menemani kesini”. Dia juga menambahkan “kebanggaan tersendiri bagi saya dapat berfoto di tengah Tugu ini,meskipun hanya buat dokumentasi ma temen-temen aja sih,hehe.”
Tugu jogja memang merupakan salah satu obyek wisata malam yang bagus selain Malioboro dan alun –alun selatan yang ada di jogja ini. memang tempat ini diperuntukkan bagi para wisatawan yang
sering mengabadikan momen dengan foto, atau yang sekedar ingin narsis guna dokumentsi semata.
Sejak itu pemerintah kota Jogja sedikit melakukan pemugaran tempat wisata ini. Salah satunya dengan memperlebar halaman sekitar pinggiran Tugu Jogja itu dengan menambahkan konblok yang sedikit menjorok ke kalan raya. Hal ini ditujukan untuk kenyamanan para pengunjung yang sering berfoto di tengah Tugu Jogja itu.
Bagi para wisatawan yang berlibur ke jogja dan sering mengabadikan momen trevelingnya, Tugu Jogja adalah salah satu alternatif wisata malam yang perlu anda kunjungi.
